Selasa, 16 Juli 2013

Samsung pimpin kontribusi di Linux


Menurut data terbaru dari Linux Foundation, sejak Linux kernel 2.6.36, pergeseran telah berlangsung dalam hal aktivitas sponsor. Peningkatan aktivitas sejak kernel 2.6.36 ini menyoroti meningkatnya keunggulan Linux untuk perusahaan mobile dan embedded. Menurut Linux Foundation, perusahaan-perusahaan ini tidak hanya menambahkan dukungan hardware untuk kernel, mereka juga memajukan area kernel inti, seperti scheduler dan manajemen memori.

Grafik di bawah ini menunjukkan peningkatan efektif atau penurunan aktivitas oleh 20 kontributor kernel Linux teratas sejak versi 2.6.36. Samsung Electronics telah meningkatkan persentase dari komitmen sponsor mereka sebesar 1,83 kali.


Samsung Electronics mulai menggunakan open source sekitar 10 tahun yang lalu, dengan menggunakan distribusi dari MontaVista dan dimulai dengan Linux embedded dalam beberapa perangkat prototype seperti peralatan rumah tangga dan PDA. Penggunaan software open source kemudian diperluas ke TV layar datar ketika Samsung beralih dari RTOS ke Linux. Dan penggunaan Linux sendiri sekarang telah meluas ke smartphone, camcorder dan kamera digital.

Pada bulan Maret 2013 yang lalu, Samsung membuka departemen Samsung Open Source Group (OSG) di bawah Advanced Software Platform Lab di San Jose, California, Amerika Serikat. Lewat divisi baru ini, Samsung bertujuan membentuk tim yang akan fokus untuk memberikan kontribusi dan bekerjasama dengan proyek/inovasi/teknologi kunci open source. Selain di San Jose, Samsung OSG saat ini juga berkantor di Korea Selatan dan London, Inggris, sebagai bagian dari Samsung European Research Institute (termasuk juga kantor satelite yang lebih kecil di Helsinki, Finlandia).

Samsung OSG dipimpin oleh Ibrahim Haddad, yang sebelumnya bekerja di tim manajemen Linux Foundation, dan pernah juga memimpin divisi teknologi open source di Palm (perusahaan pembuat WebOS sebelum diakuisisi oleh HP) dan Motorola.

Menurut Dr. Suh Sang-bum, Vice President dari Software Platform Team di Samsung Software R&D Center, perusahaannya telah memantapkan dirinya sebagai kontributor yang signifikan untuk kernel Linux dan komunitas open source. "Saya percaya bahwa komponen open source telah berkontribusi sangat banyak untuk kesuksesan bisnis Samsung." kata Dr. Suh.


Samsung telah memperluas kontribusi terhadap Linux dan open source, terutama melalui proyek TIZEN. Tidak kurang dari 20.000 pengembang software yang karyanya sebagian besar didasarkan pada komponen open source telah bekerja di Samsung Electronics, dan perusahaan berencana untuk terus menambah pekerja software kedepannya.


"Kami percaya kami telah berhasil di masa lalu pada komponen hardware," kata Dr. Suh. "Ke depan kami ingin menambahkan kemampuan software untuk kesuksesan hardware."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar