Jumat, 31 Mei 2013

Kemitraan Samsung-Intel mulai merambah ke hardware


Kerjasama antara Samsung Electronics dan Intel tidak hanya di bidang software dengan mengembangkan sistem operasi (OS) dan ekosistem TIZEN secara bersama, namun kini juga mulai merambah ke sektor hardware juga. Menurut sumber dari kedua belah pihak hari ini, Intel telah sepakat dengan Samsung Electronics untuk menyediakan chip prosesor canggih mereka untuk tablet Samsung mendatang.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Samsung Electronics akan menggunakan prosesor seri Atom dari Intel untuk tablet Galaxy Tab terbaru mereka. Langkah terbaru ini diharapkan dapat membuka jalan bagi Intel untuk memperluas kehadirannya di pasar perangkat mobile. Galaxy Tab 3 ini diharapkan akan diperkenalkan pada konferensi Computex 2013 selama minggu pertama bulan Juni mendatang di Taiwan.

"Ini adalah kesepakatan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Intel, yang mencoba untuk memotong ketergantungan pada bisnis PC, menawarkan harga yang lebih kompetitif untuk Samsung yang mulai meningkatkan fokusnya ke pasar tablet setelah sukses besar di smartphone," kata staf riset Samsung di salah satu pabrik mereka kepada The Korea Times hari ini. "Samsung ingin mengamankan prosesor sebanyak mungkin pada harga yang lebih baik. Itu sebabnya Samsung Electronics baru-baru ini mendiversifikasi saluran pengadaan dalam chip prosesor sebagai strategi untuk menstabilkan hasil produksi prosesor Exynos milik sendiri," tambahnya.

Presiden Samsung Mobile dan IT Shin Jong-kyun (JK Shin) baru-baru ini mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya berencana untuk mengembangkan bisnis tablet dua kali lipat pada tahun 2013 dengan menjual sekitar 33 juta unit Galaxy Tab. Dia kemudian berjanji untuk memperluas kepemimpinannya di smartphone ke sektor tablet.

Chip prosesor memberi kekuatan pada sistem komputasi secara keseluruhan dan produsen chip akan bermigrasi ke chip yang lebih menguntungkan di tengah peningkatan perangkat dengan akses data yang intensif. Intel yang sebelumnya berjaya di pasar PC dianggap sebagai pendatang baru yang terlambat masuk ke pasar mobile. Menurut pejabat industri di Korea, dalam strategi untuk memperluas kemitraan dengan Samsung, Intel Korea telah mempekerjakan lebih banyak pengembang chip daripada sebelumnya.

"Jumlah engineer chip Intel untuk merek Atom terus meningkat menjadi lebih dari 50 tahun ini dari enam tahun lalu di Korea. Kebanyakan dari mereka bekerja untuk proyek-proyek Samsung terkait dengan misi untuk menyesuaikan sirkuit untuk bisa diadaptasi pada produk Samsung," kata seorang sumber dari Intel yang meminta untuk tidak disebutkan namanya. Seorang juru bicara resmi Intel di Korea sendiri menolak untuk mempublikasikan jumlah engineer chip mereka saat ini.

Melalui kerjasama dengan Samsung Electronics, Intel sedang mencoba untuk memperluas kehadirannya di industri mobile dan untuk mengimbangi penurunan penjualan dalam chip konvensional.

Lee Hee-sung
Lee Hee-sung, country manager Intel di Korea, telah siap untuk kembali ke markas mereka untuk mendorong prosesor mobile saat ia mengisyaratkan akan meluncurkan kampanye promosi besar-besaran untuk mendorong perusahaan-perusahaan elektronik konsumen terkemuka termasuk Samsung Electronics dan LG Electronics untuk membeli prosesor Atom.

"Intel meminta dengan sangat kepada Samsung dan LG Electronics untuk menggunakan prosesor kami untuk perangkat cerdas mereka dan saya bisa mengatakan kemungkinannya sangat tinggi," kata Lee dalam sebuah pertemuan dengan wartawan di kantor Intel di Yeouido, Seoul. "Pasar smartphone akan melakukan ekspansi secara mantap. Intel memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan bisnis kami sebagai produsen prosesor meninjau kemungkinan menggunakan chip yang berbeda dari saluran sumber yang berbeda dalam rangka untuk menurunkan risiko dalam pengadaan komponen," kata Lee.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar