Minggu, 31 Maret 2013

Unreal Engine 4 manfaatkan HTML5 untuk game 3D cross-platform


Pada presentasi di Game Developers Conference (GDC) 2013 di San Fransisco, Epic Games mengumumkan rincian tentang skalabilitas dan kemudahan penggunaan tool Unreal Engine 4 generasi terbaru. Unreal Engine adalah tool atau game engine yang dikembangkan oleh Epic Games untuk membuat game dengan grafis 3D yang spektakuler. Beberapa game populer dan terbaik di Xbox, PlayStation maupun PC seperti Gears of Wars, Unreal Tournament, Devil May Cry, sebagian besar dibuat dengan tool ini.

Untuk Unreal Engine 4, engine akan ditingkatkan agar bisa berjalan dalam perangkat mobile dan web, dengan memanfaatkan HTML5 dan WebGL. "Ini menandai akhir dari driver, instalasi, dan semua kebiasaan aneh lainnya dalam warisan pengembangan game," kata Tim Sweeney dari Epic Game kepada situs Gamasutra. "Sekarang Anda dapat memiliki grafis kelas dunia dalam browser web - untuk game, tool, apapun. Dan itu tidak dilakukan melalui bahasa unik seperti Javascript, atau lainnya. Kami melakukannya dengan kode murni C++, kode yang sama yang kita jalankan di semua platform lain, dan itu hanya dikompilasi silang ke HTML5 dan Javascript untuk lingkungan web."

Itu berarti Unreal Engine 4 sekarang akan digunakan dalam game yang berjalan di web, tanpa plug-in, hanya berdasarkan standar web seperti HTML5. Itu berarti bahwa game yang berbasis Web atau HTML5 akan memiliki grafis 3D yang sangat halus. Menggunakan standar WebGL, Unreal Engine 4 dapat berjalan di browser atau platform berbasis Web dengan kinerja seperti native, yang menekankan teknologi grafis 3D di hardware klien seperti smartphone, tablet, Smart TV, konsol game, notebook maupun PC.

Epic Games memfokuskan pengembangan Unreal Engine terbaru untuk tren pembuatan game masa depan, yang mengarah kepada platform berbasis web untuk bisa mendukung cross-platform, agar bisa digunakan dan dijalankan oleh sebanyak mungkin perangkat yang mendukung. Menurut Epic, kemampuan untuk berjalan di web adalah penting, karena biasanya gamer harus memulai mengunduh dalam ukuran besar untuk game 3D yang bagus. Mereka akan harus menunggu untuk proses unduhan hingga selesai, dan risiko yang tinggi bahwa pengguna akan membatalkan pengunduhan di tengah jalan karena tidak sabar.

Tool Unreal Engine 4 terbaru bertujuan untuk lebih memudahkan digunakan secara umum, termasuk Blueprint visual scripting dan preview dinamis. C++ Unreal Slate interface sekarang dikatakan "sepenuhnya disesuaikan" sebagai Unreal Editor juga. Epic Games tidak lupa memamerkan demonstrasi real-time Unreal Engine 4 "Infiltrator" terbaru, yang menyoroti teknologi terbaru untuk pengembangan game generasi berikutnya. Pada Epic Game Developers Conference minggu ini, Epic Games juga menunjukkan tool Unreal Engine 4 terbaru dan fitur high-end rendering, seperti desain fisik berbasis material dan pencahayaan, refleksi HDR full scene, simulasi partikel GPU yang canggih dan banyak lagi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar