Jumat, 22 Maret 2013

Mengapa TIZEN bisa mengubah pasar smartphone?


Jared Weiner, seorang analis di VDC Research, menyajikan empat alasan mengapa ia percaya kalau smartphone TIZEN yang diharapkan akan meluncur musim panas ini, kemungkinan akan bisa mengubah peta persaingan di pasar smartphone.

Sistem operasi mobile berbasis Linux terus muncul dan tenggelam, dari LiMo, Maemo, hingga ke MeeGo. Semuanya diharapkan memiliki dampak yang signifikan di pasar smartphone, namun dalam setiap kasus, potensi dan janji yang dilontarkan tidak pernah menjadi kenyataan. Beberapa ditinggalkan begitu saja, dan beberapa lagi ada yang digabung. Organisasi dan mitra pendukung datang dan pergi begitu saja. Itulah mengapa Apple dan Google tidak begitu peduli dengan platform mobile Linux, mungkin sama seperti Microsoft di pasar Desktop PC.

Namun menurut Jared Weiner, TIZEN akan berbeda. Dan berikut empat alasan bahwa TIZEN akan menjadi game-changer dan mimpi buruk untuk Android:
  1. TIZEN didukung dengan baik. TIZEN yang dikemudikan terutama oleh Intel, Samsung, dan Tizen Association (sebelumnya LiMo Foundation), semua di bawah naungan Linux Foundation. Tizen Association diantaranya termasuk Fujitsu, Huawei, Orange, Panasonic, Sprint, dan Vodafone di antara anggota lainnya.
  2. TIZEN kompatibel dengan HTML5. Ekosistem aplikasi yang buruk telah ditakdirkan untuk platform Linux mobile sebelumnya, dan tentu saja memainkan peran dalam jatuhnya BlackBerry dan penerimaan Windows Phone yang kurang baik di pasar. Kompatibilitas HTML5 akan memberikan pengguna TIZEN akses ke berbagai aplikasi tanpa perlu untuk mengatasi tantangan untuk menarik pengembang aplikasi native.
  3. Merek Android tidak lagi penting. Samsung, produsen smartphone terkemuka berbasis Android, jarang sekali menggunakan kata "Android" dalam berbagai iklan mereka saat ini. Coba Anda lihat sendiri pada halaman web khusus yang dibuat oleh Samsung untuk memperkenalkan Galaxy S4 berikut ini. Tidak ada satupun referensi yang mengarah ke Android di seluruh situs. Anda tidak perlu berpikir keras untuk membaca yang tersirat dibalik ini...
  4. Samsung telah siap untuk meninggalkan Android. Meskipun menjadi pemimpin Android, Samsung tidak pernah berkomitmen penuh untuk platform ini. Samsung terus berusaha untuk selalu mencari alternatif yang kuat, diantaranya bereksperimen dengan bada, MeeGo, Windows, dan sekarang TIZEN. Di tengah berbagai persoalan hukum yang membelit terkait dengan penggunaan Android (gugatan paten Apple, lisensi Microsoft, dll) dan juga akuisisi Google pada pesaing hardware mereka (Motorola Mobility), Samsung tampaknya sekarang jauh lebih bersemangat dari sebelumnya untuk melanjutkan proyek TIZEN.

TIZEN juga telah muncul sebagai solusi dalam sistem infotainment untuk kendaraan (IVI). Menariknya - dan mungkin tidak begitu kebetulan - ruang IVI ini juga dihuni oleh banyak pemain yang juga akan dihadapi oleh TIZEN di ruang smartphone: BlackBerry/QNX, Windows, dan Linux.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar