Selasa, 26 Februari 2013

Intel bertaruh pada TIZEN untuk pertumbuhan pasar mobile


Intel melihat platform open source TIZEN sebagai cara terbaik untuk mengembangkan bisnis mobile-nya, melampaui apa yang telah mereka hadirkan melalui chipset Atom untuk smartphone dan tablet yang menjalankan Google Android.

Dalam sebuah wawancara dengan situs FierceWireless di Mobile World Congress (MWC) 2013 yang berlangsung mulai hari ini di Barcelona, Spanyol, Robby Swinnen, wakil presiden dan general manager untuk kelompok penyedia layanan dari Intel, mengatakan ia mengharapkan smartphone TIZEN pertama akan dirilis secara komersial tahun ini dan OEM (produsen perangkat mobile) besar lainnya akan bergabung melalui inisiatif TIZEN.

Intel merupakan salah satu anggota pendiri dari Tizen Association, yang merupakan penerus dari LiMo Foundation. Samsung Electronics adalah pendukung terbesar dari proyek TIZEN, dan CNET melaporkan bahwa Samsung akan merilis smartphone TIZEN pertama pada bulan Juli atau Agustus.

Swinnen mengatakan bahwa setelah melewati runtuhnya MeeGo sebagai platform independen ketika Nokia menandatangani kemitraan strategis dengan Microsoft untuk Windows Phone, dia tahu apa yang diperlukan untuk membangun sebuah ekosistem mobile baru. Dia mengatakan itu adalah "sangat membosankan" dalam hal membangun sumber daya, dukungan pengembang dan kepemimpinan untuk platform baru. Dan, "TIZEN memiliki tembakan yang baik," katanya. Platform ini juga didukung oleh Huawei, Fujitsu, NEC dan Panasonic.

"Anda akan melihat OEM penting lainnya akan bergabung dengan TIZEN tahun ini," kata Swinnen. Komentar ini keluar setelah mengetahui fakta bahwa semua perangkat yang akan menggunakan Mozilla Firefox OS akan berjalan pada prosesor Qualcomm Snapdragon.

Intel sedang mencoba untuk mengejar Qualcomm baik dari segi pasar baseband dan prosesor aplikasi. Menurut laporan terbaru dari analis pasar Strategy Analytics, Qualcomm, MediaTek, Intel, Broadcom dan ST-Ericsson saat ini meraih lima tempat teratas di pasar dalam hal berbagi pendapatan, sesuai urutan itu. Berdasrkan hasil riset, Qualcomm memimpin pasar baseband seluler dengan menguasai 52 persen pngsa pendapatan pada tahun 2012, diikuti oleh MediaTek dengan 12,5 persen dan Intel dengan 12,3 persen.

Swinnen mengatakan bahwa solusi chipset LTE single-mode dari Intel sedang dalam pengiriman sekarang dan mereka juga akan memulai pengiriman LTE multimode kemudian pada semester pertama tahun ini. Intel telah mengumumkan modem XMM 7160, yang diklaim merupakan salah satu solusi LTE multimode-multiband yang terkecil dan paling rendah daya di dunia. XMM 7160 mendukung 15 band LTE secara bersamaan, dan termasuk arsitektur RF yang sangat bisa dikonfigurasi. Hal ini mirip dalam beberapa hal dengan solusi chipset LTE milik Qualcomm yang diumumkan pekan lalu.

Intel mengakuisisi unit nirkabel Infineon pada tahun 2011, dan Swinnen mengatakan bahwa akuisisi ini telah membantu perusahaan membangun "pijakan" dengan banyak OEM mobile.

Tahun lalu Intel mendapatkan sekitar 10 kemenangan dalam desain mobile dengan seri Medfield berbasis Atom - termasuk perangkat untuk China, India, Brasil, Eropa timur dan barat, Rusia dan Afrika - dan ini terlihat akan terus tumbuh tahun ini. "Tidak ada batas atas," kata Swinnen, yang menolak untuk untuk memberikan target pencapaian untuk berapa banyak kemenangan desain yang diinginkan oleh Intel di tahun 2013.

Swinnen mengatakan Intel belum benar-benar memecahkan pasar Amerika Serikat karena bagaimana agresifnya pasar LTE disana dan fakta bahwa solusi LTE dari Intel baru saja dalam proses pengiriman. Intel tidak berharap untuk memiliki modem LTE terintegrasi dan prosesor aplikasi pada satu chip sampai dengan tahun depan, sesuatu yang telah lama diproduksi oleh perusahaan seperti Qualcomm dan Nvidia untuk perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar