Selasa, 11 September 2012

Smartphone TIZEN siap menembus pasar Amerika di awal 2013


Sesuai dengan roadmap dari proyek TIZEN, perangkat komersial pertama yang berjalan pada platform open source TIZEN akan diluncurkan pada awal 2013. Beberapa sumber resmi dari operator Amerika Serikat dan Samsung telah mengisyaratkan bahwa smartphone TIZEN sudah masuk dalam rencana perilisan untuk tahun depan.

Farid Adib, pejabat eksekutif dari Sprint Nextel, salah satu operator di Amerika mengatakan bahwa untuk tahun 2013 pihaknya berencana untuk merilis produk seluler yang berbasis platform software TIZEN. Seperti halnya operator lainnya, Sprint yang juga salah satu anggota dari TIZEN Associations ini ingin melihat adanya variasi pembuat handset dan berbagai sistem operasi untuk jajaran produk mereka tahun depan, dan ia menempatkan taruhan untuk mendorong itu. Jika salah satu sistem operasi atau pembuat handset mendapatkan kekuasaan terlalu banyak, "kita akan kehilangan pengaruh kita juga," kata Adib menyebutkan alasannya.

Sementara CEO Verizon Communications Lowell McAdam saat konferensi investor JP Morgan hari Jumat kemarin mengatakan bahwa Samsung Electronics bisa menjadi pemain utama jika meluncurkan sistem operasi mobile-nya sendiri di jalan besar dan menempatkan sumber daya yang substansial dibalik platform mereka sendiri dan Samsung akan menjadi pemenang dalam pertempuran ekosistem smartphone dengan platform mereka sendiri. Pernyataan ini mungkin mengisyaratkan bahwa McAdam berharap perusahaannya bisa menjadi bagian dalam menghadirkan ekosistem milik Samsung itu di masa depan.

Menanggapi pernyataan McAdam, senior vice president dari Samsung Telecommunications America Kevin Packingham mengatakan bahwa perusahaannya lebih fokus pada bekerja sama dengan perusahaan seperti Intel pada platform HTML5 TIZEN daripada bada, salah satu platform software milik Samsung lainnya. Packingham menyadari bahwa bada memang tidak difokuskan untuk pasar Amerika dan sangat sulit membangun ekosistem bada di Amerika tanpa dukungan pengembang Amerika.

Hal ini berbeda dengan TIZEN yang mendapat dukungan dari salah satu perusahaan IT terbesar di Amerika Intel serta ribuan pengembang yang tergabung dalam komunitas Linux Foundation. Dengan berbekal bahasa pemrograman yang populer seperti HTML5, Samsung berharap TIZEN bisa melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh bada di pasar Amerika.

Operator besar Amerika lainnya AT&T memiliki hubungan yang cukup erat dengan Samsung. Pada awal Januari yang lalu, Samsung turut bergabung dalam AT&T Developer Summit di Las Vegas dimana AT&T mengumumkan platform API baru, yang akan mengaktifkan penagihan via operator untuk pembelian aplikasi HTML5, sehingga memungkinkan pengembang web lebih mudah menguangkan aplikasi buatannya.

Pihak Samsung Korea sendiri telah mengkonfirmasi bahwa smartphone TIZEN untuk konsumen akan hadir akhir tahun ini atau awal tahun depan. "Kami saat ini dalam proses pembuatan smartphone komersial pertama berbasis TIZEN. Konsumen dapat membeli smartphone Samsung berbasis OS TIZEN pada akhir tahun ini atau awal tahun depan."

Tidak hanya smartphone, Samsung Electronics juga berencana menghadirkan perangkat TIZEN dalam bentuk Smart TV, tablet PC dan sistem IVI untuk kendaraan. Pejabat resmi Samsung Electronics mengatakan, "Pengembangan TIZEN tidak terbatas untuk smartphone, tetapi dimaksudkan untuk diterapkan pada berbagai terminal."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar