Kamis, 23 Agustus 2012

Samsung perkuat ekosistem dan konvergensi software di H2 2012


Menjelang akhir tahun, strategi Samsung di paruh kedua 2012 mulai terlihat jelas. Mereka akan fokus pada pengenalan software dan konten yang akan memperkuat ekosistem dan konvergensi dari perangkat elektronik terbaru di kalangan pengembang, mitra dan konsumen. Serangkaian acara dari Samsung Developer akan mendominasi berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Samsung dibanding pengenalan produk baru untuk konsumen.

Diawali dengan Samsung Developer Day at IFA 2012 yang akan berlangsung akhir bulan ini, 30 Agustus 2012. Samsung Developer Day 2012 saat diadakannya pameran elektronik konsumen terbesar IFA yang akan diselenggarakan di Berlin, Jerman, ini ditujukan untuk pengembang aplikasi dan mitra Samsung yang ingin melihat dan mempelajari teknologi dan platform terbaru dari Samsung, layanan dan perangkat terbaru serta peluang bisnis yang bisa didapatkan dalam berbagai sesi termasuk demo.


Beberapa sesi teknik untuk pengembang dihadirkan untuk mengenalkan ekosistem software Samsung, termasuk SDK dari S Pen untuk pembuatan aplikasi buat seri Galaxy Note serta media komunikasi via ChatON API. Walaupun menggunakan OS Android, Samsung telah menambahkan berbagai framework berbasis software proprietary diatasnya, termasuk S Pen API.

Buat konsumen, Galaxy Note 10.1 yang baru diluncurkan misalnya, akan terasa sangat berbeda dengan perangkat Android umumnya, baik secara fitur, aplikasi maupun user interface. Fitur split screen dan multiscreen akan membuat pengguna terbiasa dengan aplikasi dan fitur khas Samsung seperti Polaris Office, S Note, Video Player, Gallery, Email, dan lainnya daripada fitur khas Google seperti Chrome, Google Docs, YouTube, Google Talk, Gmail, dan lainnya. Sementara Mini Apps yang menerapkan windows interface berbasis Enlightenment atau EFL. Seperti kita ketahui, EFL adalah native display layer dari TIZEN. Samsung memang telah memulai "transisi ringan" untuk menuju unifikasi platform software secara perlahan.


Diawal Oktober, Samsung sebagai diamond sponsor akan menyelenggarakan workshop gratis di Developer Zone yang akan difokuskan di sekitar platform Samsung bada. Manfred Bortenschlager, Platform Evangelist dari Samsung, akan memberikan presentasi tentang Samsung SDK terbaru yang akan membantu pengembang untuk membuat aplikasi dan layanan yang lebih baik. Konten yang ditampilkan akan meliputi berbagai platform dan SDK untuk peralatan yang berbeda seperti smartphone, tablet, dan TV, serta tidak ketinggalan juga akan dibahas beberapa topik konvergensi.

Sementara Cheng Luo, Lead Evangelist dari Samsung, akan memberikan presentasi untuk menjawab pertanyaan banyak pengembang tentang apakah TIZEN hanyalah proyek open source seperti Maemo dan Moblin atau memiliki pendekatan yang unik dan berbeda untuk pengembang dan pasar. Sesi ini akan fokus pada USP dari platform TIZEN dari berbagai aspek yang berbeda.


Di pertengahan Oktober, tepatnya pada tanggal 11-12 Oktober 2012 akan diadakan Korea Linux Forum 2012 di Hotel JW Marriott Seoul, Korea Selatan. Linux Foundation akan bermitra dengan Samsung sebagai anggota platinum terbaru dari Linux Foundation pada acara ini untuk meningkatkan pengembangan Linux dan kolaborasi dengan bakat-bakat yang ada di Korea dan negara-negara lain di kawasan Asia. Even acara ini akan meletakkan dasar untuk kolaborasi yang dapat membuka ribuan baris kode yang ada di Korea dan geografis sekitarnya pada perusahaan terkemuka.

Forum ini akan mencakup presentasi, workshop dengan pengelola kernel inti Linux dan pengembang, ceramah, dan TIZEN mini-summit. Korea Linux Forum akan menampilkan berbagai ceramah dari para ahli di bidangnya, diantaranya dari Kepala Pusat R&D Software Samsung Kim Ki-ho, maintainer Linux kernel Greg Kroah-Hartman, Kepala Linux dan teknologi open source di Intel Dirk Hohndel, kreator Linux Linus Torvalds dan tokoh serta bakat terbaik lainnya dari Korea Selatan, dari seluruh wilayah Asia-Pasifik, dan dari seluruh dunia.

CEO Samsung Kwon Oh-hyun telah menegaskan perlunya memperkuat kompetensi software untuk mempertahankan posisi terdepan di industri teknologi, karena industri elektronik saat ini sedang mengalami pergeseran tektonik di mana perusahaan dengan daya saing software yang bisa menetapkan kepemimpinan di masa depan. Dan saat konferensi "Samsung Software Conference 2012", Samsung menyatakan perhatiannya yang sangat serius pada layanan berbasis cloud dan perangkat mobile yang berbasis HTML5 sebagai teknologi masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar