Minggu, 01 Juli 2012

Smartphone Tizen pertama dari Samsung akan menggunakan kamera 13 MP?


Samsung Electro-Mechanics telah memulai pembuatan modul kamera atau Image Sensor Module (ISM) berkekuatan 13-megapiksel (MP) untuk mengambil inisiatif di pasar smartphone generasi mendatang. Sebelumnya Samsung Electro-Mechanics hanya memproduksi ISM sampai dengan 8.0MP untuk perangkat mobile seperti ponsel, smartphone, game dan webcam.

"Meskipun kita belum dapat mengungkapkan volume produksi yang tepat dan siapa klien kami, tapi memang benar bahwa kami telah memulai untuk proses produksi," kata salah seorang juru bicara dari Samsung dalam pernyataannya kemarin. Samsung Electro-Mechanics yang dipimpin oleh CEO Choi Chi-Joon ini akan memulai untuk pertama kalinya sebagai perusahaan Korea memproduksi ISM 13MP untuk smartphone secara massal.

Para pakar industri mengharapkan bahwa modul kamera yang baru ini akan diterapkan pada smartphone produksi dari Samsung Electronics akan datang. Smartphone Tizen yang pertama dari Samsung dijadwalkan akan diluncurkan pada akhir tahun ini, dan kemungkinan juga akan diperkuat dengan kamera ini setelah Samsung menyatakan akan memposisikan platform software Tizen untuk perangkat high-end unggulan. Dan untuk saat ini kamera masih dianggap sebagai faktor yang menentukan buat konsumen untuk membeli handset baru, jadi Samsung ingin menarik perhatian juga lewat fitur pengambil gambar digital ini.

"Di pasar smartphone high-end global, Apple, Nokia, Sony dan sebagainya masih terus bersaing sengit untuk modul kamera yang memiliki lebih banyak piksel," kata seorang pakar industri di Korea, "Smartphone Samsung yang dijadwalkan untuk dirilis pada paruh kedua tahun ini, kemungkinan besar akan mengadopsi produk dari Samsung Electro-Mechanics yang baru ini."

Tidak hanya Samsung Electro-Mechanics, pembuat modul kamera lokal Korea seperti Mcnex dan LG Innotek serta produsen smartphone terbesar kedua di Korea Pantech diketahui juga telah mempercepat persiapan mereka untuk mempercepat kemunculan handset terbaru di industri perangkat cerdas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar