Jumat, 13 Januari 2012

Intel targetkan tablet Tizen tahun ini


Sebagai salah satu pemimpin pengembangan proyek Tizen, disamping Samsung, Intel juga memiliki target ambisius untuk platform open source baru berbasis Linux ini. Lewat pameran elektronik CES 2012 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, Intel mengungkapkan harapannya untuk kehadiran tablet yang menjalankan OS Tizen tahun ini.

"Ini adalah salah satu dari tiga OS yang Intel berharap untuk hadir ke tablet tahun ini, bersama dengan Windows 8 dan Android 4.0 Ice Cream Sandwich yang telah lebih dulu terkenal," kata Mark Miller, direktur pemasaran Intel untuk segmen netbook dan tablet. "Dalam bisnis tablet, kami membuat komitmen untuk bergerak jauh lebih cepat," katanya sambil menambahkan: "Kami memiliki banyak ruang untuk make up."

Nama besar Intel di dunia PC akan membawa mereka memasuki pasar tablet tahun ini.

"Kami memiliki harapan pada beberapa OEM (vendor hardware) top-tier," kata Miller. "Saya akan mengatakan itu lebih berat kepada beberapa pelanggan tradisional kita yang mencari keuntungan dari Trail Clover," katanya.

Tablet ini direncanakan akan berjalan di Clover Trail, chipset generasi berikutnya dari Intel untuk tablet dengan manajemen daya yang lebih baik daripada Medfield. OS Tizen mendukung chipset dengan arsitektur ARM dan x86, jadi nantinya Intel juga akan bersaing dengan perusahaan semikonduktor seperti Qualcomm, Texas Instrument (TI), Nvidia, dan tentu saja juga dengan Samsung.

"Kita mungkin akan melihat OS Tizen pada tablet yang dijual oleh operator nirkabel. Pembuat tablet dan terutama operator tertarik pada Tizen karena memungkinkan mereka untuk membedakan," kata Miller. "Mereka dapat menambahkan lebih banyak untuk UI."

Kebijakan Google untuk semakin memperketat celah kustomisasi pada versi Android terbaru serta keharusan mereka untuk mengutamakan layanan dari Google membuat banyak vendor smartphone dan operator nirkabel mencari alternatif pengganti. Apalagi di negara-negara seperti China yang memblokir beberapa layanan seperti Google search dan Android Market dan di negara-negara seperti Rusia dan Korea dimana layanan lokal seperti Yandex, Naver dan Daum lebih populer daripada milik Google.

"OS baru ini akan sangat bergantung pada HTML5 untuk aplikasi, yang akan memungkinkan untuk bertambah cukup cepat dalam hal jumlah aplikasi yang tersedia," kata Miller sambil mengisyaratkan berita gembira bahwa kita bisa mendengar lebih banyak tentang Tizen bulan depan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2012 di Barcelona, Spanyol. "Transisi ke Tizen mungkin akan terjadi pada kuartal berikutnya, masih banyak pekerjaan yang harus dilalui, dan rencana pengembangan masih sedang dikerjakan," pungkasnya.

Via PCMag

Tidak ada komentar:

Posting Komentar