Selasa, 28 Maret 2017

Samsung ARTIK 050 gunakan SoC Cypress CYW43907


Samsung Electronics telah memilih solusi konektivitas buatan Cypress Semiconductor buat platform Internet of Things (IoT) Samsung ARTIK. Wi-Fi 802.11n system-on-chip (SoC) Cypress CYW43907 sekarang di produksi di modul Samsung ARTIK 050 (ARTIK 0) menyediakan koneksi IoT yang aman dalam peralatan smart home dan perangkat elektronik industri. Solusi SoC ini menghadirkan konektivitas Wi-Fi dan pengolahan aplikasi yang kuat ke ARTIK 050, dan arsitektur yang unik dari SoC ini membantu memungkinkan manajemen daya terbaik di kelasnya buat modul ARTIK yang memaksimalkan daya hidup baterai yang lebih lama.

Kamis, 23 Maret 2017

Alasan Samsung masih setia dengan curved TV


Samsung Electronics akan merilis lebih dari 20 model curved TV (TV melengkung/cekung) baru ke pasar TV global tahun ini. Ini sangat bertolak belakang dengan para pesaingnya seperti LG Electronics dan SONY yang tidak lagi mengikutsertakan model curved TV dari produk terbaru mereka mulai tahun ini, sehingga bisa dipastikan bahwa Samsung akan tumbuh sendirian di pasar curved TV. Hal ini memancing ketertarikan industri pada hasil yang akan dicapai oleh Samsung Electronics yang pada akhirnya akan menjadi satu-satunya produsen TV top-tier yang merilis model curved TV pada tahun 2017.

Samsung rilis Gear S3 classic dengan 4G LTE


Samsung Electronics America hari ini mengumumkan ketersediaan versi 4G LTE dari Gear S3 classic, membawa konektivitas LTE ke smartwatch yang elegan dan bergaya ini sehingga pengguna bisa menelepon, menavigasi, membayar, dan banyak lagi, semuanya tanpa ponsel mereka. Versi LTE dari Gear S3 Classic akan tersedia melalui operator AT&T, T-Mobile dan Verizon.

Werold Studio rilis versi open beta dari MoKai Adventure di Tizen Store


Werold Games Studio asal Taiwan hari ini meluncurkan versi open beta dari MoKai Adventure, game petualangan RPG bergaya Jepang yang menampilkan berbagai monster dengan penampilan dan kepribadian yang unik. Game online ini sekarang sudah bisa diunduh dari Tizen Store buat pengguna smartphone Tizen di Indonesia.

Rabu, 22 Maret 2017

Samsung luncurkan Nexsign, solusi keamanan mobile terbaik di dunia


Samsung SDS hari ini meluncurkan solusi bio-verification satu atap di acara IBM InterConnect 2017 di Las Vegas. Anak perusahaan Samsung Group yang mengurus sektor software IT ini akan memamerkan solusi teknologi yang memberikan akses ke pengguna untuk berbagai sistem kerja dari sebuah perusahaan melalui sebuah proses tunggal.

Selasa, 21 Maret 2017

Navori Labs luncurkan QL Player 2.0 buat Tizen Signage


Navori Labs akan menangani kecenderungan semakin populernya System-on-a-Chip (SoC) Smart Display dengan meluncurkan QL 2.0 Player untuk Tizen Signage. Navori akan menunjukkan QL Player 2.0 dan QL 2.0 digital signage engine di Digital Signage Expo, yang berlangsung minggu depan (29-30 Maret) di Las Vegas Convention Center.

Samsung QLED TV 2017 dirilis di Korea


Samsung Electronics hari ini mengadakan Samsung QLED TV Media Day di Raum Art Center di Seoul untuk meluncurkan lineup QLED TV baru buat pasar Korea. Samsung berharap "next innovation in TV" ini akan membantu mengantar era baru lifestyle TV dengan teknologi mutakhir di bawah visi dari "screen everywhere" yang diumumkan minggu lalu saat peluncuran global di Paris.

Senin, 20 Maret 2017

Tizen TV 2017 mendapat sertifikasi ULTRA HD PREMIUM


Samsung Electronics hari ini mengumumkan bahwa line-up QLED TV 2017 telah mendapat sertifikasi dari UHD Alliance (UHDA) sebagai ULTRA HD PREMIUM™. Sertifikasi ini meliputi portofolio QLED TV 2017, termasuk model Q9, Q8 dan Q7.

Samsung luncurkan Bixby: Cara baru berinteraksi dengan teknologi


Teknologi seharusnya membuat hidup lebih mudah, tetapi dengan kemampuan mesin seperti smartphone, PC, peralatan rumah tangga dan perangkat IoT menjadi lebih beragam, interface pada perangkat ini kemudian menjadi terlalu rumit bagi pengguna untuk mengambil keuntungan dari banyaknya fungsi-fungsi yang ada dengan nyaman. Desainer user interface harus membuat keputusan tradeoff untuk menjejalkan banyak fungsi ke dalam layar kecil atau menguburnya lebih dalam ke berbagai lapisan pohon menu. Pada akhirnya pengguna akan menjadi belas kasihan dari para desainer dengan kurva yang semakin curam yang membuat proses mempelajari perangkat baru menjadi sulit. Ini adalah keterbatasan mendasar dari interface human-to-machine saat ini. Sejak Samsung membuat jutaan perangkat, masalah ini menjasi dampak inti dari bisnis mereka.