Sabtu, 17 November 2012

Sekilas Samsung Smart TV: OS, fitur dan aplikasinya


Samsung Smart TV adalah platform televisi yang memiliki aplikasi berbasis web yang berjalan pada engine aplikasi yang diinstal pada TV digital yang terhubung ke internet. Dengan Samsung Smart TV, pengguna dapat memperluas pengalaman menonton TV dengan berbagai fitur web.

Secara software, platform Samsung Smart TV atau DTV dibangun pada sistem operasi Samsung Linux Platform (SLP, sekarang berubah menjadi TIZEN) yang berbasis Linux kernel 2.6 dan Enlightenment Foundation Libraries (EFL). Versi atabil terbaru adalah 3.0 untuk model Samsung Smart TV di tahun 2012, dan versi 4.0 akan diluncurkan untuk model Samsung Smart TV di tahun 2013. Model sebelum 2013 nanti juga bisa diupgrade melalui Evolution Kit. Samsung Smart TV memiliki resolusi grafis 960x540 piksel untuk aplikasi, 1280x720 piksel untuk layanan Smart Hub dan 1920x1080 piksel (Full HD) untuk video, masing-masing memiliki kedalaman warna 32 bpp.

Aplikasi Smart TV adalah halaman web khusus yang diimplementasikan dalam browser web dan ditampilkan pada layar TV. Aplikasi Smart TV menyediakan konten yang berhubungan dengan video, olahraga, game, informasi, dan banyak lagi. Pengguna dapat mengunduh Aplikasi Smart TV dari Samsung Apps dan menginstalnya di TV mereka, atau bahkan mengembangkan aplikasi mereka sendiri.

Melihat sebuah aplikasi di layar TV mirip dengan melihat halaman web di web browser pada komputer. Pengalaman untuk setiap model Smart TV tidak sama karena resolusi layar yang berbeda dan spesifikasi hardware, serta penggunaan remote control TV untuk interaksi pengguna.

Arsitektur Aplikasi pada Platform Samsung Smart TV (DTV)

Samsung Smart TV memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi yang berorientasi TV dengan fungsi yang telah diperluas dengan menggunakan plugin. Aplikasi Smart TV berbasis teknologi web dengan dukungan HTML5, DOM 3, CSS 3 dan Javascript SquirrelFish. SquirrelFish adalah penulisan ulang incremental pada JavaScriptCore untuk mengubahnya menjadi bytecode interpreter. Ini adalah direct-dispatch register VM. Sedangkan untuk komponen User Interface (UI) pada aplikasi berbasis pada jQuery.

Walaupun berjalan di browser, namun Aplikasi Smart TV tidak seperti halaman web pada umumnya. Aplikasi untuk Samsung Smart TV memungkinkan pengguna untuk menggunakan fitur khusus pada TV, seperti misalnya plugin aplikasi dapat memungkinkan pengguna untuk mengubah volume pada aplikasi atau memutar video yang bukan merupakan bagian dari siaran televisi, atau fungsi yang disediakan oleh "File API" akan memungkinkan pengguna untuk menggunakan sistem penyimpanan file.

Browser webkit pada Samsung Smart TV sendiri mendukung Adobe Flash 10.1/ActionScript 3.0, Adobe AIR for TV 2.5.1 (untuk model tertentu/high end), dan streaming RTMP/RTMPe. Untuk konten Video On Demand (VOD) dan live streaming mendukung hampir semua format, termasuk HTTP, HTTPS, MMS2, RTP/RTSP, Mpeg-Dash (xml metadata), HLS (m3u8 metadata), HLS LS dan WidevineLS.

Arsitektur Konvergensi pada Platform Samsung Smart TV (DTV)

Samsung Smart TV juga mendukung konvergensi perangkat dengan memungkinkan aplikasi client yang berjalan pada perangkat eksternal untuk berkomunikasi dengan aplikasi TV untuk sinkronisasi status dan pertukaran data dan file. Dukungan konvergensi diwujudkan dengan menyediakan "messaging system" yang memungkinkan TV dan perangkat lain untuk bertukar pesan, termasuk lampiran file.

Sebuah aplikasi konvergensi pada Smart TV menyediakan antarmuka berbasis "REST" sehingga setiap perangkat yang mendukung protokol HTTP dapat berkomunikasi dengan TV menggunakan penjelajahan UPnP. Contoh perangkat HTTP termasuk aksesoris seperti smartphone, tablet, desktop PC, laptop, dan perengkat elektronik terhubung lainnya. "Connecting anything with a screen."



0 comments:

Poskan Komentar